Sabtu, 18 Agustus 2012

BIO P2000Z PERKEBUNAN + PHOSMIT (Mikroba Google)

PT. ALAM LESTARI MAJU INDONESIA
 Ijin Deptan R.I.: L 204/HAYATI/PPI/V/2008  (perpanjangan Th. 2000)
International Patent: PCT/ID 01/00003
National Patent: ID 0 000 438 S

 MURI Kedelai Terbesar, tertinggi dan terbanyak polongnya
Anugerah Kalyana Kretya Utama Tahun 2004


 BIO P2000Z PERKEBUNAN
Bio P2000Z adalah pupuk unggulan yang teruji dan terbukti memiliki keunggulan lintas komoditi, lintas ekologi dan lintas teknologi. Pupuk hayati Bio P 2000 Z terdiri dari sekumpulan mikro-organisme indegenus terseleksi dan bersifat unggul yang berguna dan saling bersinergi secara harmonis serta  menjaga, mempertahankan, meningkatkan kesuburan tanah yang berpengaruh pada produksi tanaman yang berkelanjutan.
Sekumpulan mikro-organisme  unggul berguna  yang dikemas dalam pupuk hayati Bio Perforasi terdiri dari dekomposer (Hetrotrop, Putrefaksi), pelarut mineral dan phospat, fiksasi nitrogen, Autotrop (fotosintesis) dan mikroba fermentasi serta mikroba penghubung ( Mycorrhiza ) yang bekerja bersinergi dan nutrisi  bahan organik sederhana, seperti  senyawa protein/peptida, karbohidrat, lipida, Vitamin, senyawa sekunder, enzim dan hormon; serta unsur hara makro: N, P, K, S, Ca, dan lainnya berkombinasi dengan  hara mikro: seperti  Mg, Si, Fe, Mn, Zn, Mn, Mo, Cl, B, Cu,  yang semua unsur yang disebut di atas diproses melalui cara fermentasi.
 Unsur hara yang terkandung:
N = 2,71-9,5%, P = 1,95-5%, K = 2-6 (3,11%), Mg = 0,04 -0.3%, Co = 5 - 30 ppm,  

Fe = 0,02 - 0.2%, Zn = 0,05 10,9 ppm , Mn = 7,85 ppm, S = 0,5-1,06%, Ca = 0,2-1,02%
B = 19,7 - 50 ppm, dll (dapat berubah berikut sel ekuilibrium)
 Mikroba yang terkandung:
Azotobacter sp. = 7,0 x 10 6. Bacillus sp. = 7,7 x 10 8.  Brady rhizobium sp. = 6,1 x 10 6
Azospirillum sp. = 4,6 x 10 6. Mold (Mycomycetes) = 30,000-100,000 SPK / ml,

Level elemen pupuk dalam label kemasan :
- Bio Agen: 15-45%, - Bio Aktif: 8-12%,  - Bio Ditambah: 35-16%
Kemampuan bakteri yang ada di pupuk hayati Bio P 2000 Z  diantaranya mengikat kelebihan senyawa racun di alam seperti Al+, Fe2+,  Mn2+, H2S,
Kemampuan menetralkan Keasaman (pH) tanah sebagai faktor penghambat pertumbuhan tanaman. 
Kemampuan mengubah Tekstur, struktur dan porositas tanah menjadi lebih baik.
Kemampuan Mengelola unsur hara di sekitarnya dan disediakan untuk tanaman.
Salah satu keunggulan pupuk hayati Bio P 2000 Z adalah berfungsi sebagai pengelola unsur hara baik di udara maupun di tanah yang siap tersedia setiap saat untuk tanaman.
Beberapa proses pengelolaan mikroba tersebut adalah sebagai berikut :  
1. Menguraikan unsur yang terikat oleh tanah, Mengubah unsur an organik menjadi unsur hara organik.  
2. Memacu metabolisme tumbuh kembang akar dan bagian atas tanaman dengan merangsang hormon auxin, giberilin dan sitokinin serta hormon florigen yang merupakan hormon pertumbuhan pembungaan.

Pupuk Phosmit Original + Extra
Ijin Deptan : L504/ORGANIK / DEPTAN – PPI / III/2010
 unsur hara yang terkandung:
N (organik) = 4,3% - 15,56%, P2O5 = 1,47%, K2O = 1,4%; Fe = 176 ppm, Zn = 5 ppm, Mn = 10 ppm, Cu = 7 ppm, Co = 0,1 ppm, B = 13 ppm
Keunggulan dari pupuk ”Phosmit” terletak dari bahan  yang dibuat dan proses pembuatannya.  Keunggulan pada bahan digunakan yaitu pada bahan asli yang berasal dari hewan, tumbuh-tumbuhan dan terutama yang mengandung unsur makro dan mikro bagi tanaman. Namun demikian tanpa adanya proses yang tepat bahan tersebut tidak menghasilkan unsur hara yang optimal.
Pada ”Phosmit” dilakukan proses peramuan dan proses fermentasi, sehingga ramuan yang tepat tersebut diproses secara fermentasi oleh mikroba khusus membentuk partikel-partikel organik yang mudah diserap tanaman. Pada proses fermentasi tersebut akan terbentuk enzym-enzym yang berperan pada pertumbuhan tanaman secara optimal.
Kapasitas Produksi Bio P 2000 Z sebesar 10.000.000 liter atau 10.000 ton per tahun.
Hasil penerapan teknologi
Hasil Penelitian
Tabel 1.  Beberapa Hasil Penelitian Penggunaan tek Bio Perforasi Pada Tanaman Padi 
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan.
No
Lokasi
Tanpa
Pakai
Selisih
P 2000 Z
P 2000 Z
Prod/ ha
%
(kg)
(kg)
Abs (kg)
Kenaikkan
1
Purwakarta (Jabar)
6225
6925
700
11.24%
2
Lahan sejuta ha (Kalteng)
2200
4200
2000
90.91%
3
Subang (Jabar)
6560
7160
600
9.15%
4
Dramasraya
4150
8450
650
104 %
5
Banyuasin  (Sumsel)
4750
5800
1050
22.11%
6
Tanapuli Sel (Sumut)
5650
6750
1100
19.47%
7
Badung (Bali)
6250
6800
550
8.80%

Hasil Uji Lokasi Penggunaan Tek Bio Perforasi  pada Tanaman Kedelai
UNGGUL LINTAS LOKASI
          BBI Malang             = 3,55 ton/ha
          Karawang               = 3,6 ton/ha
          Majalengka             = 3,1 ton/ha
          Lampung                 = 2,5–4,2 t/h
          Jambi                      = 3,38 ton/ha
          Kapuas                   = 3,6 ton/ha
          Maros (Sul-Sel)      = 2,8 ton/ha
          Lombok (NTB)        = 2,8 t/ha
          Sum-Sel                  = 2,8 ton/ha
          Sumut                      = 4,16 ton/ ha 
 Unggul  LINTAS Varietas
·         Wilis                        = 3,22 ton/ ha
·         Slamet                    = 3,32 ton/ ha
·         Mahameru              = 2,55 ton/ ha
·         Anjasmoro              = 3,41 ton/ ha
·         Baluran                   = 3,46 ton/ ha
·         Pandermen            = 3,30 ton/ ha
·         Jumbo NS              = 3,16 ton/ ha
·         Control  Wilis         = 1,8 ton/ ha
                               ( Uji di BB Palawija Malang )
 Hasil uji varietas pada kedelai
Sedangkan uji lintas varietas  yang dilakukan di Malang memperoleh hasil  sangat dratis. Produktivitas  seluruh varietas di atas 3 ton per hektar.
Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh peningkatan produktivitas Sedangkan kontrol  sekitar 1,86 ton per hektar.kedelai sangat signifikan
Tabel 2. Uji Budidaya Pertanian di Lokasi Kerja Sama dengan PT Alami Pada Tanaman Kedelai.
Lokasi dan luasan
Hasil Produksi Riil
PLG Kapuas Kalteng 300 ha pola lahan gambut
2,5 ton/ ha- potensi laboratorium 7,5 ton/ha
Sei Gohong: 100 ha  Pola lahan pasir kwarsa
3,2 ton/ha – potensi lab 4,2 ton/ha.
Mesuji Lampung 100 ha.
Pola lahan pasang surut
2,5 hingga 5,2 ton/ ha
Majalengka Pola petani penggarap
3,4 ton /ha.
Gagutur  (barsel) 400 ha Pola pasir krisis
2,0 s/d 3,5 ton / ha
Parung Bogor 5 ha Pola kebun
3,0 ton
Tanjung Marowa  144 ha Pola Lahan sawah
4,16 ton/ha.
Mempawah Kalbar: 75 ha Pola tegalan
3,4 ton/ha
Pandeglang Banten : 60 ha
Pola kemitraan lahan
3,2 ton/ha.
Cibitung 1 ha. Pola Demplot Diklat
4,0 s/d 5 ton/ha
Jember jatim 300 ha
Pola Tumpangsari Tanaman Hutan
3,2 s/d 3,4 ton/ ha
Banyuwangi 1.300 ha
Pola Kemitraan investasi PT ASI
3,2 s/d 4 ton/ ha
Citereup  Jawa barat 20 ha
Pola penanganan lahan tidur
2,8 s/d 3 ton/ ha
Karawang  75 – 100 ha
pola kedelai industri Deperindag               
3,1 -   3,6 ton/ha

Musi rawas – Linggau 5 ha
 2,7 s/d 3,3 ton/ ha
Sukoharjo – Jateng 50 ha dipanen Dirjen BP. Tan Pangan
2,5 – 3,8 ton/ ha
Mataram, NTT. Jayapura, Nabire,dll
> 2,7 ton/ ha
Ogan kemiling Ilir Sumsel 85 ha
Bukaan baru
1,8 s/d 4,3 ton/ha
Hasil Penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara penanaman kedelai menggunakan pupuk Bio P 2000 Z dengan tanpa menggunaan Bio P 2000 Z.
 
BUDIDAYA TANAMAN SAWIT (Elaeis guineensis Jacg

1. Kriteria Iklim dan Kondisi Lokasi.
Beberapa kriteria iklim yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman sawit, kakao, cengkeh, kopi dan lada secara umum adalah:
Wilayah penanaman yang sesuai dengan pertumbuhan daerah-daerah yang berada pada 10 derajat LU sampai dengan 10 derajat LS. Pada umumnya pada wilayah tersebut mempunyai distribusi curah hujan dan jumlah penyinaran matahari sepanjang tahun.
Sawit: Lama penyinaran matahari rata-rata 5-7 jam/hari. Curah hujan tahunan 1.500-4.000 mm. Temperatur optimal 24-280C. Ketinggian tempat yang ideal antara 1-500 m dpl. Kecepatan angin 5-6 km/jam untuk membantu proses penyerbukan
Kondisi Lahan
1) Penyiapan Lahan Penanaman.
Lahan perkebunan sawit, kakao dapat berasal dari hutan asli, hutan sekunder, tegalan, bekas tanaman perkebunan atau pekarangan. Lahan yang miring harus dibuat teras-teras agar tidak terjadi erosi. Areal dengan kemiringan 25-60% harus dibuat teras individu.
2) Pembukaan Lahan
Cara penyiapan lahan dapat dengan cara pembersihan selektif dan pembersihan total. Alang-alang di tanah tegalan harus dibersihkan/ dimusnahkan supaya tanaman kakao dan pohon naungan dapat tumbuh baik. Untuk memperlancar pembuangan air, saluran drainase yang secara alami telah ada harus dipertahankan dan berfungsi baik.
a. Keasaman tanah.
Keasaman tanah merupakan keadaan tanah yang berasal dari lahan gambut. Lahan ini dapat terjadi di daerah bekas rawa atau pasang surut atau lebak atau daerah hutan primer. Lahan ini di Indonesia mempunyai pontensi sangat luas. Dan baru digarap kurang dari 30 %, sisanya masih terbuka untuk dikembangkan. Permasalahan pada lahan ini tanaman sulit tumbuh atau pertumbuhannya terganggu.
b. Kandungan unsur logam yang bersifat racun tanaman.
Lahan yang beracun pada umumnya mempunyai kandungan logam berat tertentu melebihi ketentuan untuk hidup tanaman atau kandungan senyawa dalam bentuk yang tidak dikehendaki tanaman. Permasalahan lahan ini pada pertumbuhan tanaman menjadi terhenti atau bahkan mati, karena kandungan senyawa yang ada tidak dikehendaki pada metabolisme tanaman.
c. Struktur tanah.
Berdasarkan struktur tanah, lahan yang ditemui untuk pertanaman ada bermacam-macam. Terdapat lahan dengan tekstur kwarsa (banyak cadar, pasir, batu kecil), liat (jenis lempung), tekstur remah (banyak kandungan humus, labil, tidak rekat), rapuh (mudah tererosi, mudah pecah) dan lain-lainnya. Masalah dengan struktur tersebut berlain-lainan terhadap tanaman.
d. Kadungan biologi tanah. 
Kandungan biologi atau zasat renik di tanah sangat penting sekali. Jasat renik atau mikroba yang ada di tanah bermacam-macam ada ratusan ribu jenis mikroba dan masing-masing mikroba mempunyai sifat yang berbeda-beda. Sebagian bersifat patogen, dekomposer (pembusuk), penambat unsur nitogen, penyakit bagi tanaman, menyerap unsur logam, menjadi katalisator persenyawaan kimia tanah, pengurai, dan lain-lainnya. Jika lahan mengandung mikroba yang menguntungkan tanaman maka lahan menjadi sangat subur. Sebaliknya jika lahan minim atau kekurangan mikroba yang menguntungkan tanaman maka lahan tidak subur walaupun diberi pupuk banyak. Karena kandungan unsur hara baru dapat diserap oleh tanaman jika dalam kondisi telah diuraikan mikroba menjadi unsur sederhana yang dapat diserap oleh tanaman.
e. Kandungan unsur hara.
Kandungan unsur hara tanaman secara garis besar ada dua macam yaitu kandungan unsur hara oleh adanya material yang ada di lokasi tersebut, dan kandungan unsur hara hasil mikroba yang menambat, mengelola dan menyusun unsur hara tanah yang dapat bermanfaat bagi tanaman.
3) Penyediaan unsur hara Lahan selama penanaman.
Sampai saat ini pemupukan untuk lahan perkebunan masih mengandalkan pupuk an organik. Dengan penggunaan pupuk tersebut terlihat nyata perbedaan pertumbuhan pada saat itu. Namun keberhasilan tersebut diiringi beberapa hal diantaranya adalah:
· Kerusakan tanah akibat kejenuhan bahan kimia, sehingga tanah menjadi keras dan sulit menyerap unsur hara tambahan.
· Kertergantungan menggunakan pupuk an organik semakin besar dalam jumlah per hektar. Hal ini karena miskinnya jasat renik (mikroba) yang mengolah unsur an organik, sehingga banyak pupuk an organik yang diberikan menjadi hilang mubazir oleh penguapan dan pencucian.
· Ketidakkeseimbangan jasat renik yang berpengaruh terhadap sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Sehingga terjadi ketidakseimbangan antara unsur hara dalam tanah yang akhirnya mempengaruhi pertumbuhan tanaman baik masa vegetatif dan generatif.
4) Teknologi Bio Perforasi Pupuk hayati “Bio P 2000 Z”, pupuk organik cair “Phosmit” sebagai Solusi Utama.
Peran Pupuk Hayati Bio P 2000 Z + Pupuk Organik Cair Phosmit
Peran pupuk organik cair adalah sebagai bahan untuk membangunkan mikroba yang dibuat dengan kondisi tidur pada pupuk Bio P 2000 Z. disamping itu pupuk phosmit berfungsi sebagai unsur hara yang siap diserap baik oleh tanaman maupun pengembangan bakteri. Dengan demikian gambungan antara Bio P 2000 Z dan Phosmit mampu mengoptimalkan penyiapan dan perbaikan tanah secara menyeluruh.
Peran pupuk Bio P 2000 Z sebagai pupuk hayati yang sekaligus pupuk organik menjadi pilihan untuk memperbaiki kondisi lahan, penyediaan unsur hara, dan pemicu pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman sawit.
Mikro-organisme yang ada di pupuk hayati Bio P 2000 Z dibentuk mempunyai sifat unggul, dengan sistem kehidupan yang dikondisikan sesuai dengan lingkungan tumbuh kembang tanaman. Di dalam pupuk tersebut disertakan pula nutrisi dan unsur hara yang mampu menjadi katalisator dan pemicu pertumbuhan mikro organisme maupun tanaman sehingga kinerja dari mikro organisme lebih optimal.
Komposisi pupuk hayati Bio P 2000 Z + pupuk organik cair Phosmit hasil teknologi Bio Perforasi berisikan sekumpulan mikro-organisme unggul yang terdiri dari dekomposer (Hetrotrop, Putrefaksi), pelarut mineral dan phospat, fiksasi nitrogen, Autotrop (fotosintesis) dan mikroba fermentasi serta mikroba penghubung (seperti Mycorrhiza) yang bekerja bersinergi dan nutrisi bahan organik sederhana, seperti senyawa protein/peptida, karbohidrat, lipida, vitamin, senyawa sekunder, enzim dan hormon; serta unsur hara makro: N, P, K, S, Ca, dan lainnya berkombinasi dengan hara mikro: seperti Mg, Si, Fe, Mn, Zn, Mn, Mo, Cl, B, Cu, yang semua unsur yang disebut di atas diproses melalui cara fermentasi.
Cara kerja pupuk hayati Bio P 2000 Z + pupuk organik cair Phosmit secara komprehenship membentuk dan mengkondisikan keseimbangan ekologis alamiah melalui sekumpulan jasa mikro-organisme unggul berguna yang dikondisikan, bersinergi dengan mikroba alami indogenus dan nutrisi; dan dengan menggunakan prinsip “mem-bioperforasi“ secara alami oleh zat anorganik, organik dan biotik pada mahluk hidup (seperti tanaman) sehingga memacu dan mengendalikan pertumbuhan dan produksinya.
(1). Kemampuan Menguraikan Faktor Penghambat pertumbuhan menjadi faktor pendukung.
- Kemampuan yang mengikat kelebihan senyawa racun di alam seperti Al+, Fe2+, Mn2+, H2S, hal ini telah dibuktikan dengan adanya uji lokasi di daerah-daerah bukaan baru yang mengandung unsur-unsur tersebut. Budidaya penanaman dengan menggunakan pupuk hayati Bio P 2000 Z pengaruh racun tersebut pada tanaman menjadi relatif hilang. Setelah di chek laboratorium dapat bukti bahwa kadar unsur tersebut yang bersifat racun jauh berkurang dan diubah dalam bentuk senyawa tidak beracun.
- Keasaman (pH) tanah sebagai faktor penghambat pertumbuhan tanaman. Budidaya di tanah masam yang biasanya di lahan gambut dengan menggunakan pupuk hayati Bio P 2000 Z telah terbukti tanpa menggunakan kapur atau dolomit tanaman tumbuh subur dan berbuah lebat. Setelah di chek laboratorium pada tanah sehabis panen dapat diketahui keasaman tanah mendekati normal.
Supaya lebih efektif dan efisien untuk memperbaiki keasaman lahan maka Penggunaan pengapuran dapat kombinasikan dengan menggunakan pupuk Bio P 2000 Z. Komposisi kapur dengan pupuk Bio P 2000 Z per hektar adalah 2 liter Bio P 2000 Z + 750 kg/ ha kapur.

Cara dan waktu penggunaan kapur dan Bio P 2000 Z untuk menetralkan keasaman lahan.
Pemupukan lahan untuk menetralkan keasaman dilakukan dengan jalan menyemprotkan larutan Bio P 2000 Z ( pupuk Bio P 2000 Z + phosmit + air dengan perbandingan 1 ½ : 1 ½ : 300 ) ke seluruh permukaan lahan seluas 1 ha. Kapur disebarkan tersendiri.
Waktu: Penggunaan kapur dan Bio P 2000 Z untuk menetralkan keasaman lahan dilakukan minimal 1 minggu sebelum tanam.
- Tekstur, struktur dan porositas tanah merupakan suatu penghambat pertumbuhan tanaman akibat kejenuhan budidaya dan pengaruh penggunaan pupuk an organik. Beberapa penelitian dilakukan di lahan di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa dapat dibandingkan budidaya menggunakan pupuk hayati Bio P 2000 Z + Phosmit dengan yang tidak menggunakan diketahui bahwa tingkat tekstur, struktur dan porositas menjadi lebih baik.

(2)
Mengelola unsur hara di sekitarnya dan disediakan untuk tanaman.
Salah satu keunggulan pupuk hayati Bio P 2000 Z + Phosmit adalah berfungsi sebagai pengelola unsur hara yang siap tersedia setiap saat untuk tanaman. Beberapa proses pengelolaan mikrobia tersebut adalah sebagai berikut:
- Menyerap unsur hara bebas di alam baik di udara maupun di tanah dalam proses kehidupan bakteri, hasil proses tersebut berupa unsur hara yang siap diserap oleh tanaman. Termasuk juga unsur racun yang semula menjadi penghambat dapat diubah menjadi senyawa tidak beracun yang siap diserap tanaman.
- Menguraikan unsur yang terikat oleh tanah yang pada keadaan biasa tidak dapat diserap oleh tanaman, namun dengan bantuan mikrobia di dalam pupuk hayati Bio P 2000 Z + Phosmit maka unsur tersebut terlepas kemudian diikat oleh mikrobia dan selanjutnya disediakan untuk diserap tanaman.
- Mengubah unsur an organik menjadi unsur hara organik merupakan proses makhluk hidup termasuk bakteri. Unsur an organik baik dari alami maupun pemupukan dicerna dan diikat oleh bakteri yang ada di pupuk hayati Bio P 2000 Z dalam proses kehidupannya. Selanjutnya unsur tersebut akan dilepas sesuai dengan daya serap tanaman.
Berdasarkan proses tersebut maka pupuk selalu tersedia bagi tanaman, pemberian pupuk lebih efektif dan efisien karena terikat oleh bakteri sehingga tidak menguap atau terbawa oleh air, unsur hara tanaman disediakan dalam bentuk unsur organik dan mudah terserap tanaman.

(3) Memproduksi dan merangsang bio aktif seperti enzim, senyawa organik dan energi kinetik yang memacu metabolisme tumbuh kembang akar dan bagian atas tanaman
Terdapat 2 sumber bio aktif pada proses pemupukan ini, yaitu:
a. Bio aktif yang berasal dari pupuk itu sendiri, sewaktu memproduksi pupuk Bio P 2000 Z + Phosmit disertakan juga beberapa hormon yang langsung diserap tanaman dan enzim dan hormon tersebut merangsang pertumbuhan tanaman.
b. Bio aktif yang dirangsang oleh bakteri yang terdiri hormon auxin dan hormon pertumbuhan lainnya yang membuat pertumbuhan vegetatif tanaman menjadi cepat dan besar. Hormon florigen merupakan hormon yang dirangsang oleh mikriobia dari pupuk hayati Bio P 2000 Z. Hormon ini berfungsi merangsang pembungaan, sehingga tanaman dapat berbunga dan berbuah lebih lebat.
Berdasarkan fungsi tersebut di atas maka pupuk hayati Bio P 2000 Z merangsang pertumbuhan tanaman lebih subur, dan hasil bunga dan buah lebih lebat dengan pengisian biji yang penuh.

(4) Ketahanan internal terhadap hama dan penyakit.
- Ketahanan internal diperoleh karena pupuk Bio P 2000 Z + Phosmit dilengkapi dengan unsur hara mikro yang dapat digunakan tanaman. Disamping itu, pertumbuhan yang cepat oleh pengaruh pupuk tersebut, memberikan kemampuan tanaman dari kerusakan hama.
- Dengan adanya kemampuan pertumbuhan dengan adanya rangsangan hormon auxin, sitokinin dan giberilin, dengan didukung penyiapan unsur hara hasil dari pengelolaan mikrobia maupun unusr hara suplemen yang diberikan pada pupuk Bio P 2000 Z dan Phosmit, maka tanaman menjadi lebih sehat dan kemampuan atau daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit lebih kuat. Hal tersebut dinamakan dengan ketahanan internal

Terdapat 4 (empat) titik kerja pupuk hayati Bio P 2000 Z + Phosmit, sbb:
1. Faktor penghambat : zat racun dan pH tanah menjadi Senyawa tidak beracun dan pH tanah normal
2. Mengelola unsur hara alami dan pemupukan yaitu Unsur hara tersedia, tidak cepat hilang/ terikat pada mikrobia, berbentuk unsur organik
3. Menyediakan dan merangsang bio aktif enzim, hormon, senyawa organik, energi kinetik
4. Merangsang pertumbuhan vegetatif dan generatif yaitu Merangsang pertumbuhan vegetatif dan generatif. Tanaman terlindungi, dan mengurangi residu racun kimia
Berdasarkan penjelasan dapat diketahui bahwa penggunaan pupuk Bio P 2000 Z + Phosmit mampu mengefisiensikan penggunaan pupuk an – organik dengan tambahan dengan kelebihan memperbaiki sifat fisik, kimia dab biologi tanah dan peningkatan pertumbuhan vegetatif dan peningkatan pertumbuhan generatif.

II. Pedoman Teknis Budidaya Kepala Sawit Menggunakan Pupuk Bio P 2000 Z.

2.1. Pembibitan
Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) tanaman yang dapat tumbuh baik di daerah tropis Pembibitan bagian perkecambahan biasanya dilakukan secara khusus, dan supaya seragam dan bermutu maka dilakukan oleh penangkar.
1) Penyemaian
· Tanah sebagai isi polybag dipersiapkan dengan baik, komposisi yang baik terdiri dari : 50 % tanah subur, 25 % pupuk kandang, 25 % pasir. yang telah dicampur kemudian media ini diayak.
· Hasil ayakan disemprotkan secara lamat-lamat dan merata larutan pupuk Bio P 2000 Z ( pupuk Bio P 2000 Z + phosmit+ air dengan perbandingan 1 : 1 : 200 ).
· Kemudian masukkan media tanah tersebut ke dalam polybag 15 x 23 cm sampai 1-2 cm di bawah tepi polybag.
· Kecambah yang memenuhi syarat untuk dipindahkan ke dalam pembibitan Setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun 4-5 helai bibit dipindahtanamkan berkecambah pada hari ke 4-5 dan akarnya lurus.
· Bibit dari dederan dipindahkan ke dalam polibag 40x50 cm setebal 0,11 mm yang berisi 15-30 kg tanah lapisan atas yang diayak.
2).Pemeliharaan Pembibitan
Penyiraman dilakukan dua kali sehari. Penyiangan 2-3 kali sebulan atau disesuaikan dengan pertumbuhan gulma. Bibit tidak normal, berpenyakit dan mempunyai kelainan genetis harus dibuang. Seleksi dilakukan pada umur 4 dan 9 bulan.
3). Penanaman bibit
Penanaman di tengah lobang dan ditimbun dengan tanah bekas galian dan diberi penyangga agar tidak rubuh
4). Pemeliharaan Tanaman
a). Penyulaman dan Penjarangan
Penyulaman segera dilakukan pada tanaman yang mati. Umur tanaman sebagai pengganti sulaman sebaiknya sama dengan umur tanaman yang ada di lahan ( untuk itu perlu adanya cadangan tanaman di pembibitan yang sama umurnya dengan tanaman yang di lahan). Penyulaman dilakukan sampai umur 1 ½ tahun setelah tanam.
b). Penyiangan
Penyiangan dilakukan di sekitar tanaman dengan diameter sesuai dengan umur tanaman. Sebagai patokan diperkirakan sama dengan ujung terluar dari daun tanaman sawit.
Pada penyiangan ini sekaligus sebagai penggemburan tanah di sekitar tanaman. Penggemburan jangan sampai terlalu dalam karena dapat merusak akar tanaman.
c). Pemupukan
Pemupukan dilakukan secara periodic dengan jarak waktu dan dosis pupuk sesuai dengan umur tanaman. Pemupukan bertujuan untuk menyediakan unsur hara yang mudah diserap oleh tanaman dan dapat dilakukan secara efektif ( kena sasaran) dan efisien ( tidak banyak yang terbuang dengan sia-sia. Untuk memenuhi hal tersebut diperlukan pupuk hayati Bio P 2000 Z berfungsi sebagai pengolah bahan alami baik dari udara (N,C, H2O, O2) , dari tanah yang terikat dalam persenyawaan maupun pupuk an organik pemberian. Keseluruhan unsur hara tersebut diolah dan disimpan serta disediakan oleh mikroba yang ada di pupuk Bio P 2000 Z

CARA MENGGUNAKAN PUPUK HAYATI BIO P 2000 Z :
A. Dengan cara fermentasi.
 - Siapkan air 20 liter di ember, berikan 1 kg gula dan 1 kg urea.
- Aduk hingga merata, dan tuangkan 1 liter pupuk bio P 2000 Z.
- Diamkan 48 jam, setiap 1 liter air fermentasi  tambahkan 6 liter air
- Gunakan semprotkan untuk 1 ha ke tanah dan tanaman.
- Waktu pagi sebelum pkl. 10.00 atau sore  sesudah pkl 16.00.
 B. Dengan cara menggunakan dicampur “PHOSMIT”
Phosmit berfungsi sebagai zat yang mampu membangunkan mikroba dari kondisi tidur, dan sekaligus sebagai bahan makanan untuk tanaman maupun mikroba. 
Dengan demikian, daya kerja penggabungan Bio P 2000 Z dan Phosmit dibuat saling mendorong pertumbuhan tanaman.
- Siapkan air 200 liter air tambahkan pupuk Bio P 2000 Z 1 liter dan 1 liter phosmit dan siap digunakan untuk lahan 1 ha ke tanah dan tanaman.
- Waktu pagi sebelum pkl. 10.00 atau sore  sesudah pkl 16.00.
- Untuk areal yang luas bisa diperbanyak air fermentasi dengan dosis 1Liter BIOP2000Z : 1Liter Phosmit : 200Liter air biasa tuk 1ha, 
300-400Liter air bekas rebusan kedelai pabrik Tempe tuk 1,5-2ha, 
Urin ternak 1000 Liter tuk 5ha, Air kelapa tua 1500Liter tuk 7,5ha.


PEMBUATAN KOMPOS SEMPURNA TEKNOLOGI BIO P2000Z

Kompos adalah pupuk organik yang penting dalam budidaya pertanian terutama di lahan kering, berpasir, pegunungan yang mudah loloskan air dan lahan marginal.
Banyak bukti bahwa budidaya pertanian yang menggunakan kompos BIO P2000Z hasilnya meningkat dan berkesinambungan (lestari) dibanding yang tanpa kompos dan dari segi ekonomi pemakaian kompos dapat menghemat pemakai pupuk buatan. Oleh karena itu kompos sangat diperlukan untuk mendukung produksi pertanian organic yang lestari. Jika dikelola dengan baik usaha produksi kompos dapat berprospek sebagai usaha yang menguntungkan untuk menambah pendapatan keluarga.

Kompos berasal dari pembusukan bahan organik seperti daun-daunan, rumput- rumputan, jerami, hijauan serasah, sampah organik kota dan kotoran ternak dan berbagai campurannya. Pada prinsipnya pembuatan kompos sangatlah mudah. Secara alami bahan di atas akan membusuk bila ditimbun begitu saja. Namun perlu waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 3 bulan s/d 1 tahun. Sebagai pengganti dan pelengkap pupuk pertanian, kompos harus ada dan tersedia dalam waktu cepat seiring dengan pengolahan tanahnya. Masalahnya sekarang adalah bagaimana mempercepat proses pengomposan sehingga dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan.

Penggunaan Bioteknologi modern dengan menggunakan jasa agen mikroba Bio P2000Z merupakan harapan besar untuk mempercepat proses dekomposisi dengan kualitas hasil yang lebih baik, sehingga dapat menjamin kesuburan tanah secara lestari.Akhir pengomposan akan meningkatkan ketersediaan
N menjadi 10 kali lipat,
P menjadi 15 kali lipat dan
K menjadi 20 kali lipat.
Mikroba unggul berguna di dalamnya (dari kultur Bio P2000Z) lebih lengkap dibanding kultur lain umumnya sehingga sangat menunjang terbentuknya hara alami secara lengkap dan berimbang khususnya mikro nutrient, senyawa Bio aktif (enzim, hormon, vitamin, ZPT, dll.), senyawa intermediate (asam organic, asam humat, folat, sakarida dll) yang menunjang pertumbuhan dan kesehatan tanaman serta mikro-biota tanah yang menjadikan tanah lebih hidup (produktif) dan subur.
Mengingat penyediaan bahan baku kompos tidaklah sulit (kotoran ternak, jerami, legume (kacang-kacangan) dan gulma serta seresah dedaunan yang telah tersedia dan melimpah di sekitar permukiman), diharapkan petani dapat membuatnya sendiri.
Pada jenis tanah dan tanaman tertentu, kompos sangat diperlukan untuk menunjang budidaya tanaman pokok, seperti pada penanganan lahan kritis, konservasi dan reclamasi lahan.

CARA PEMBUATAN KOMPOS SEMPURNA TEKNOLOGI BIO P2000Z
Peralatan :
1.Cangkul
2.Sabit/parang
3.Kayu papan/alas (Jawa, “Dugel”)
4.Plastik Hitam/Karung Goni
5.Ember Plastik
Bahan :
a. Bio P2000Z
b. Jerami/sampah/dedaunan
c. Dedak/Kotoran ternak
d. Sekam/abu
e. Gula Pasir dan urea, TSP/KCl, dll.
f. Air (secukupnya)
Garis besar bahan utama dengan proporsi bahan sebagai berikut :
Jerami,dll/organik Kotoran Ternak : Dedak : Sekam : Gula : Bio P2000Z : Air
Jumlah : + 200 kg secukupnya : 5 kg : 200 kg : 2 ons : 200 ml : 20 litr/secukupnya
NB: (Perbandingan jumlah / volume ini disesuaikan dengan kompos yang akan dibuat; dan kompos dapat diperkaya dengan nutrisi lain untuk tujuan budidaya tanaman tertentu khusus secara sinergi dengan mikroba Bio P2000Z)

a. Larutkan Mikroba Bio P2000Z 100 - 200 ml dan gula 10 - 15 sendok serta 10 - 15 sendok urea ke dalam 10 - 20 liter air (lebih baik diamkan/ Fermentasikan dulu 1 – 2 malam).
b. Jerami (rumput,daun-daun) dicacah ukuran lebih kecil (panjang 2 – 5 cm), sekam dan dedak dicampur secara merata dan lebih baik kalau ada kotoran ternak sapi atau unggas campurlah abu. Untuk memudahkan kerja dapat disusun berlapis- lapis dan tiap lapis dapat ditambahkan TSP/SP-36 dan KCl jika kompos akan langsung sebagai media tanam sekaligus sebagai pupuk nya.
c. Siramkan larutan starter di atas secara perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 %, Bila bahan masih kering tambahkan air secukupnya (Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dari adonan dan bila adonan dilepaskan maka adonan akan megar).
d. Adonan digundukan di atas tanah yang tinggi atau alas papan dengan ketinggian 15 - 20 cm kemudian ditutup dengan karung goni/plastik selama 3 - 4 hari.
e. Pertahankan suhu dalam timbunan tidak lebih dari 40 C jika suhu lebih dari 50 C dengan cara: bukalah karung penutup, dan gundukan dibalik-balik kemudian ditutup lagi dengan karung goni.
Catatan : Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan kerja mikroba terhambat, untuk itu lakukan pengadukan sehari dua kali (6-24 jam sekali).
f. Pada proses dan kondisi yang benar (terkontrol), setelah 4 hari Kompos Bio P2000Z telah selesai fermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organic; cirinya warna coklat dan lebih lunak, serta tidak panas.

Penggunaan kompos ini yang ideal untuk hortikultura adalah 6 – 10 ton per hektar atau digunakan dengan cara spot (sekitar lobang tanam saja), sehingga lebih hemat.

Soal harga pun, bisa diadu.
Harga seliter pupuk Bio P2000Z dipasaran hanya Rp 150.000-180.000,-. Padahal, isinya setara dengan 200 kg urea (seharga Rp 900.000,-), 50 kg fosfat(Rp 200.000,-), dan setara 40 kg pupuk KCL (Rp.90.000,-). Jika merasa kemahalan, pupuk ini bisa diencerkan lagi dengan cara fermentasi selama 48 jam (dengan menambah 1kg gula/air kelapa, 1kg urea (bisa digantikan dengan air kencing), dan 20 liter air). hasil fermentasi tersebut bisa diencerkan menjadi 200 liter pupuk cair. Jadi, harganya memurah menjadi sekitar Rp. 1000/liter.
Bila air fermentasi diganti air kelapa tua yang terbuang dipasar terkumpul 1500 liter, harganya lebih murah lagi misal harga biop2000z pangan + phosmit original 300rb / 1500liter = Rp.200,-/liter.
Untuk areal yang luas bisa diperbanyak air fermentasi dengan dosis 1Liter BIOP2000Z : 1Liter Phosmit : 200Liter air biasa tuk 1ha,
300-400Liter air bekas rebusan kedelai pabrik Tempe tuk 1,5-2ha,
Urin ternak 1000 Liter tuk 5ha, Air kelapa tua 1500Liter tuk 7,5ha.

Pupuk Biop2000Z telah diujicoba pada berbagai macam tanaman produksi dan lahan pertanian dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun, termasuk pada lahan gambut. Sebagai contoh bukti hasil pemakaian pupuk BioP2000Z, jumlah panen kedelai, yang semula 1,2 ton per ha menjadi 4,5 ton per ha dalam enam kali pemupukan dengan jeda 1 – 2 minggu.
Untuk mendapatkan kedelai tingkat raksasa seperti pada gambar, tanaman perlu dipupuk dua kali seminggu. Tiap ada tunas baru, semprotlah daun, batang, dan tanahnya dengan pupuk ini.

Pupuk Bio P200Z tercipta dari rasa prihatin melihat kondisi ekonomi petani. Akibat revolusi hijau, produksi pertanian digenjot menggunakan pupuk kimia. Pada awal panen hasilnya memang memuaskan, tetapi untuk selanjutnya petani malah merugi. Setiap musim tanam, petani harus punya modal untuk membeli bibit, pupuk, dan pestisida. Ketika panen, belum tentu petani bisa langsung tersenyum bahagia meraup untung dan menutup utang modalnya. Soalnya, harga jual hasil panen masih bias digoyang untuk menguntungkan pihak tertentu. Petani akan lebih merana lagi jika tanamannya ludes diserang hama.

Jika kondisi seperti itu berlangsung terus-menerus, petani bisa makin jatuh melarat dan kemudian menggantung paculnya, ini sangat berbahaya, Indonesia bisa krisis pangan seperti langkanya kedelai dipasaran. Salah satu kunci penyebab kemelaratan petani adalah karena ketergantungan petani dengan pupuk buatan.Takaran penggunaan pupuk buatan ini untuk satu satuan luas perlu terus meningkat. Dari segi biaya, ini tentu menambah ongkos produksi yang memberatkan petani. Pemakaian urea yang berlangsung terus-menerus dan bertahun-tahun jugamembuat tanah menjadi seperti plastik. Akibatnya, tanah tidak bisa bernapas danair pun tidak bisa meresap. Ini baru dampak dari urea. Belum lagi akibat pupuk lain seperti TSP dan fosfat yang membuat tanah menjadi asam. Kalau sudah begitu, akar tanaman sulit berkembang dan hidup.
Padahal sesungguhnya tanaman bisa subur secara alami tanpa diberi pupuk kimia buatan !!!

BIO P2000Z (MIKROBA GOOGLE) Awas Tiruan !!!

Dengan tegas bahwa nama Ultragen, maupun mikroba bhineka tunggal ikka itu Bahasa iklan dan produk yang menyesatkan dan karena pastilah itu bukan BIOP2000Z ataupun produk Turunan Mikroba Google dengan Hak Paten BIOP2000Z. Brosur dan Label produk BIOP2000Z asli "Tidak ada kata Ultra hayati".
Jangan tertipu dengan produk BIOP2000Z PALSU !!! !!! selain foto dan website dibawah ini : 

 
Tulisan BIOP2000Z ketebalan lebih kecil dan gambar tanaman lebih jelas, angka 5 dan 6 warna lebih cerah, dari stiker lama yang pernah dipalsukan oleh distributor / agen . Untuk menghindari Pemalsuan yang pernah kami alami oleh Distributor dan Agen kepada mitra BIO P2000Z, kami melakukan penjualan langsung kepada Mitra binaan yang terus kami monitoring perkembangan dalam pertanian, perkebunan, Peternakan dan Perikanan di seluruh Indonesia. Stok Terbatas!!!

konsultasi dan order pabrik langsung. Hub. Bimanuar
email : mikroba.biop2000z@gmail.com
( sms only ) 085378877277 / 02123650877 / 085891939377 / 08999396920
Artikel biop2000z ;
https://www.scribd.com/biop2000z/documents
http://www.facebook.com/bop2000z ,
http://biop2000z-pabrik.blogspot.com/ ,
http://biop2000z-mikrobagoogle.blogspot.com/ ,
http://mikrobagoogle-biop2000z.blogspot.com/
https://www.tokopedia.com/biop2000z

Cara fermentasi biop2000z untuk tanaman, ternak, ikan
https://www.youtube.com/watch?v=bHh3pO3-6MI

Dokumen biop2000z klik :
https://www.scribd.com/biop2000z/documents
https://www.facebook.com/biop2000z/photos/a.1375012706069858.1073741826.1375007859403676/1549869721917488/?type=1&theater
DOWNLOAD FILE Artikel+Brosur+PERIJINAN BIOP2000Z klik:
https://www.facebook.com/groups/173851086038054/files/
Cara pemakaian youtobe klik:
http://www.youtube.com/watch?v=TxPFAkgwK0A&amp%3Bnoredirect=1
Penemuan Luar Biasa dimuat di Iptek Talk TVRI :
1. http://www.youtube.com/watch?v=X2D8bcogP3M
2. http://www.youtube.com/watch?v=uizjjmhfq_Y
3. http://www.youtube.com/watch?v=A5ODLdWZGqI
Anugerah Presiden : http://www.youtube.com/watch?v=7ZQkf5-84tQ
Padi Hibrida : http://www.youtube.com/watch?v=7ZQkf5-84tQ
Hasil yang Berbeda Nyata : http://www.youtube.com/watch?v=9BNYkhOyfPU
Proyek Mikroba Google Qatar : http://www.youtube.com/watch?v=hgwJOjt7t9A
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.1401031380134657.1073741833.1375007859403676&type=3
Perbedaan pupuk kimia vs Bio P2000Z klik: http://www.youtube.com/watch?v=9BNYkhOyfPU&amp%3Bfeature=relmfu

Tidak ada komentar: